• Jelajahi

    Copyright © m.metropolitan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Bupati Bekasi Tegaskan Layanan Publik dan Perijinan Tidak Pungli

    Sku Metropolitan
    31/08/20, 19:41 WIB Last Updated 2020-08-31T12:41:06Z


    KAB.BEKASI,MEDIA METROPOLITAN - Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja memimpin langsung Rapat Monitoring dan Evaluasi (MONEV) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Senin (31/8). Rapat ini bertempat di Ruang Rapat Bupati Bekasi, Cikarang Pusat.

    Terdapat tiga poin penting yang dijabarkan oleh Bupati Bekasi dalam rapat Monev kali ini, yakni terkait Covid-19, Pelayanan Publik, dan juga Pendidikan.

    Bupati Bekasi menyampaikan, terdapat cluster baru terkait perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, khususnya di wilayah industri.

    “Terkait cluster baru di beberapa wilayah industri yang ada di Kabupaten Bekasi, saya meminta agar Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja dan Dinas Perindustrian dapat lebih berkoordinasi lagi terkait hal ini,” jelasnya.

    Dirinya mengatakan, kedepannya Pemerintah Kabupaten Bekasi akan menggalakkan Gerakan Menggunakan Masker atau Genggam, yang akan dibagikan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi sebagai salah satu upaya mendisiplinkan masyarakat dalam gerakan pencegahan Covid-19.

    “Tolong nanti koordinasi dengan UMKM untuk membuat 2,5 juta masker. Ini nanti akan kita bagikan ke masyarakat. Agar masyarakat juga tahu bahwa pemerintah juga selama ini ikut hadir dalam penanggulangan bencana Covid-19 ini,” jelasnya.

    Di bidang Pelayanan Publik dan Perijinan, Eka meminta tidak ada lagi pungutan liar yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

    “Saya harap kedepan para Kepala Dinas bisa berkoordinasi dengan para staf, agar tidak memberikan peluang untuk pungli, terutama dinas-dinas yang berhubungan langsung dengan masyarakat,” jelasnya.

    Selain itu, melihat dari perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi, Bupati Bekasi terus menghimbau Dinas Pendidikan untuk terus mengawal pembelajaran daring para pelajar yang ada di Kabupaten Bekasi.

    “Seperti anak-anak yang belajar di Aula Desa dengan memanfaatkan akses wifi gratis. Ini saya melihat sama saja seperti pembelajaran tatap muka, hanya beda lokasinya saja, saya tidak mau ada cluster baru nantinya kalau seperti ini,” jelasnya.

    Eka meminta, Dinas Pendidikan dan Dinas Komunikasi Informasi Persandian dan Statistik untuk terus bersinergi agar dapat mengoptimalkan pembelajaran daring bagi para pelajar khususnya yang ada di Kabupaten Bekasi.

    Di akhir, Bupati berharap agar semua perangkat daerah yang ada di Kabupaten Bekasi dapat selalu bersinergi membuat perubahan bagi masyarakat Kabupaten Bekasi untuk Bekasi 2 kali tambah baik. (Ely) 
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Pendidikan

    +