• Jelajahi

    Copyright © m.metropolitan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Beli Bus Kurang Tepat, Askab Bekasi Baiknya Gunakan Dana Untuk Kompetisi

    Sku Metropolitan
    14/10/20, 00:38 WIB Last Updated 2020-10-15T02:31:13Z


    KAB.BEKASI, MEDIA METROPOLITAN - Dana yang diterima Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepak bola seluruh Indonesia (PSSI) Bekasi  sebesar Rp.800 juta dari Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Bekasi melalui Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI).

    Salah satu fungsi dana itu adalah untuk mengembangkan pembinaan sepakbola. Namun,dana itu  malah digunakan membeli bus.

    Menurut, Pengamat Sepak Bola Kabupaten Bekasi, Ajuk Junaedi mengatakan bahwa pembelian bus oleh Askap PSSI Kabupaten Bekasi dinilai kurang kurang tepat. Sebaiknya anggaran tersebut untuk pembinaan pemain dan pencarian pembibitan pemain.

    “Menurut Saya kalau yang butuh bus seharusnya adalah Persikasi, Askabkan tidak ada pemain sebab Askab tersebut bukanlah klup. Jadi pembelian bus tersebut kurang tepat,” ugkap Junaedi.

    Ia mengatakan Askab adalah perpanjangan tangan dari PSSI yang merupakan cabang olaraga  (Cabor) sepak bola, fungsinya adalah membina dan mengembangkan para atlit sepakbola di Kabupaten Bekasi melalui dengan melaksankan kompetisi.

    "Mengembangkan bibit pemain  seharusnya melaksanakan kompetisi, sambil menjaring bibit pemain lokal, tentunya kompentisi meliputi tingkat usia. Ini yang perlu diperhatikan. Karena dengan kompetisi, Askab  bisa  mendapatkan bibit pemain sepak bola dan ini tentu butuh dipesiapan jauh hari sebelum ada ajang pertandingan," ungkapnya.

    “Karena Pademic Covid-19, untuk sementara semua kegitaan kita Off (stop),” kata Sutisna.
     
    Terkait anggaran yang diterima Askab Bekasi dari Koni, kata Sutisna, anggaran tersebut telah di alokasikan untuk pembelian satu unit armada Bus untuk operasional. 

    Diberitakan sebelumnya, Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Bekasi, Hamun Sutisna mengatakan, ditengah pademik covid-19, tahun 2020, pihaknya menstop kegiatan. Jadi dana Hibah dari Pemkab Bekasi yang terima Askab sebesar Rp.800 Juta dari KONI digunakan untuk membeli satu unit bus.

    “Tahun 2020 ini tidak ada kegiatan, stop. anggaran, kemarin kita gunakan untuk membeli bus, untuk sementera semua kegiataan kita stop. Untuk anggaran dana Hibah dari KONI diterima cuma 800 juta,” kata Sutisna saat dikonfimasi Metropolitan melalui celularnya, Kamis (8/10). 

    Tetapi,Sutisna menyebutkan bahwa Askab Bekasi sedang melaksanakan seleksi pemain menjelang Porda. Karena BK (Babak Kualifikasi) akan dilakasanakan tahun 2021.

    Dihubungi terpisah, Jumat (9/10), Sutisna menjelaskan kegiatan Askab di tahun ini, pertama mengikuti kongres tahunan, setelah Kongres melaksanakan komp etisi kompetisi.

    “Kalau anggaran, memang rencana kemaren pembelian mobil operational. Mobil Bus tersebut akan digunakan para pemain ,” ucap Sutisna.

    Menurut Sutisna, armada akan digunakan oleh para pemain yang akan melakukan pertandingan baik itu SSB maupun klup. 

    “Bus tersebut kayaknya buat para pemain SSB dan clup. Kitakan ada pertandingan ditingkat Jawa Barat,” tutur Sutisna. (Ely/Martinus).

    Baca Berita :
    Jaksa Diminta Periksa Proyek Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Anggaran 2019
    Presiden Jokowi Resmikan Tol Pekanbaru-Dumai Sepanjang 131,5 Kilometer
    Festival Batik Bekasi 2020 Lestarikan Warisan Budaya
    Posisi Plt Dirut PDAM Tirta Bhagasasi Terkesan “Dipaksakan”,DPRD Minta SK Dibatalkan
    Pemkab Bekasi Terima Bantuan Ambulans dan 3000 Masker

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Pendidikan

    +