• Jelajahi

    Copyright © m.metropolitan
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    CBA : Kabupaten Bekasi Buang Anggaran Sembarangan, Sampah Berantakan

    Sku Metropolitan
    25/11/20, 20:17 WIB Last Updated 2020-11-25T14:09:00Z
     
    Fhoto : Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis (CBA), Jajang Nurjaman/Doc



    KAB.BEKASI, MEDIA METROPOLITAN- Center for Budget Analiysis (CBA) menilai Kabupaten Bekasi menjadi daerah yang bermasalah dengan sampah, tidak aneh bila sering kali Kabupaten Bekasi menjadi daerah yang dinobatkan sebagai daerah kumuh.

    Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis (CBA), Jajang Nurjaman mengatakan Hingga tahun 2020, masalah sampah di Kabupaten Bekasi belum juga terpecahkan. Padahal sudah banyak anggaran dibuang untuk membenahi masalah sampah.

    “Kami mencatat, anggaran Kabupaten Bekasi sejak tahun 2019 untuk sampah saja mencapai Rp.1,1triliun. Anehnya, persoalan sampah tidak kunjung usai di penghujung tahun 2020,” ucap Jajang kepada Metropolitan melalui reles Pers, Rabu (25/11).

    Jajang  menjelaskan pihaknya mencatat kejanggalan dalam belanja kebutuhan penanggulangan sampah di kabupaten Bekasi, seperti membeli bak sampah pada Juni tahun 2019 yang menggunakan APBD sebesar Rp1,4M dan ditambah lagi sebesar Rp 399juta.  Sehingga untuk belanja bak sampah di Kabupaten Bekasi sebesar Rp1,8 milliar.

    “Pada februari tahun 2020, Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Bekasi mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,3 miliar untuk pengadaan Kendaraan Dump Truck Sampah. Bagaimana bisa harga bak sampah dianggarkan lebih mahal dari harga dump truck sampah?,” tuturnya.

    Jajang menilai, Kabupaten Bekasi seharusnya lebih memprioritaskan pengadaan dump truck sampah untuk menanggulangi sampah di seluruh daerah kabupaten Bekasi yang membuat beberapa titik wilayah di kabupaten Bekasi menjadi lautan sampah.

    Satu sisi, Sambungnya, Pemda Kabupaten Bekasi tidak pandai memilah mana yang harus di prioritaskan dalam penggunaan uang rakyat.

    “Seharusnya Kabupaten Bekasi memprioritaskan anggaran yang pro rakyat, daripada menghamburkan uang rakyat ,” ucap Jajang.

    Jajang , meminta Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Negeri ( Kejari) menyelidiki  nilai belanja bak sampah yang mencapai Rp1,8 miliar oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi.

    “Jangan sampai anggaran hanya digunakan membeli bak sampah tersebut menjadi penyimpangan oleh oknum pemda Kabupaten Bekasi,” pungkasnya. (Martinus)

    Baca Berita : 

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Pendidikan

    +