• Jelajahi

    Copyright © m.metropolitan.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    46 Nakes Swasta Divaksin Covid-19 di Puskemas Sukadami

    Sku Metropolitan
    20/02/21, 13:57 WIB Last Updated 2021-04-07T17:27:07Z
     
     
     
    46 Nakes Swasta Divaksin Covid-19 di Puskemas Sukadami


    KAB.BEKASI, MEDIA METROPOLITANUnit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD)  Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas) Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, menggelar Vaksinasi Covid-19.  Vaksinasi kali ini menyasar  tenaga medis yang bekerja di fasilitas kesehatan (Nakes) Swasta.
     
    Kepala UPTD Puskesmas Sukadami, dr. Adi Pranaya, menggugkapkan sebanyak 300 tenaga kesehatan (nakes) klinik kesehatan swasta di Wilayah wilayah UPTD Puskesmas Sukadami,
    sudah mendaftar baru 46 Nakes yang divaksin.
     
    Adapun jumlah nakes yang menerima vaksinasi, kata Adi, disesuaikan dengan vaksin yang didapatkan oleh Puskesmas Sukadami yakni sebanyak 46 dosis.
     
    "Iya, dari 300 orang baru 46 orang karena vaksinnya itu hanyalah paket untuk dua kali suntik. Sehingga waktunya masih panjang, untuk nakes yang harus di suntik dan vaksinnya tiap kali datang baru kita bisa suntik," ungkap Adi kepada awak media ,   Jum’at (19/2/21).
     
    Adi menyebutkan, sebelum melaksanakan vaksinasi untuk tenaga kesehatan swasta, Puskesmas Sukadami telah melakukan vaksinasi terhadap 34 orang nakes di fasilitas kesehatan tersebut.
     
    "Untuk tenaga kesehatan Puskesmas Sukadami yang sudah divaksin 80 persen, sisanya akan divaksin setelah dinyatakan stabil kesehatannya," tuturnya.
     
    Kegiatan vaksinasi di Puskesmas Sukadami, Kata Adi melibatkan 12 orang vaksinator, termasuk petugas screening.

    Baca Berita :
     
    Selain itu, Adi juga menjelaskan terkait kasus Covid-19 secara akumulasi terkonfirmasi positif diwilahnya sebanyak kurang lebih 88 orang
     
    "Jadi memang angkanya termasuk sangat tinggi untuk wilayah Puskesmas Sukadami," jelas dia.
     
    Meski begitu,Tingkat kesembuhan pasien sudah mencapai 85 persen dari total warga yang terkonfirmasi positif virus tersebut.Karena pihaknya selalu melakukan kontrol dan mengoservasi perkembangan pasien.
     
    "Kalau ada Kendala langsung kita rujuk, kalau engga kita kasih obat-obatan dari puskesmas," tandasnya. (Ely/Martinus)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Pendidikan

    +