• Jelajahi

    Copyright © m.metropolitan.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Karawang Masuk 10 Kabupaten Terbaik yang Memperhatikan Para Tenaga Kesehatan

    Sku Metropolitan
    29/06/21, 23:41 WIB Last Updated 2021-06-29T18:07:25Z


     

     

    KAB.KARAWANG, MEDIA METROPOLITAN - Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Karawang, dr. Fitra Hergyana Sp.KK mengatakan bahwa laju kasus terkonfirmasi virus Corona di Kabupaten Karawang tertinggi di Provinsi Jawa Barat, dalam satu minggu terakhir, atau pada periode 21-27 Juni 2021, Meski demikian, Fitra mengatakan bahwa data tersebut merupakan bukti bahwa tim tracing telah bekerja dengan baik.
     
    Sesuai dengan intruksi bupati, bahwa orang yang kontak erat dengan pasien terkonfirmasi mendapatkan fasilitas swab di Puskesmas, serta petugas pun melakukan upaya dengan mendatangi kontak erat dan melakukan tes swab. Dalam satu minggu, Karawang mencatat 3.793 kasus terkonfirmasi.
     
    "Saat ini Karawang berada dalam zona merah. Oleh karena itu, pelaksanaan PPKM kita perketat," ujar Fitra, dilansir media Metropolitan dari laman Diskominfo Kab.Karawang, Selasa 29 Juni 2021
     
    Fitra mengatakan, saat ini prokes menjadi 6 M. Yakni menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas dan terakhir menghindari makan bersama.
     
    "Karena saat makan bersama dan berhadapan disitu ada kelengahan prokes. Banyak kasus penularan saat makan bersama," kata Fitra.
     
    Kabar baiknya, Karawang mendapatkan apresiasi dari Kementerian Kesehatan sebagai 10 Kabupaten terbaik yang memperhatikan para tenaga kesehatan. "Karawang ada di peringkat kesembilan se-Indonesia yang memberikan insentif kepada para nakes sebagai bentuk apresiasi karena telah bekerja keras melawan pandemi ini," kata Fitra.
     
    Data Satgas Covid-19 di Karawang pada Selasa 29 Juni 2021, total masyarakat yang terkonfirmasi virus corona yaitu 25.704 orang, sembuh 21.328, dirawat di RS 934 orang, isolasi mandiri 2.510 orang dan meninggal dunia 932 orang. (Tigor.S)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Pendidikan

    +