• Jelajahi

    Copyright © m.metropolitan.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Asda I Yana Suyatna Hadiri Harganas ke-28 Secara Virtual

    Sku Metropolitan
    29/06/21, 12:16 WIB Last Updated 2021-07-01T05:21:11Z

     



    KAB.BEKASI, MEDIA METROPOLITAN  – Pemeritah Daerah (Pemda ) Kabupaten Bekasi melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Kabupaten Bekasi, Yana Suyatna Hadiri acara Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-28 dan Launching Vaksinasi Covid-19 bagi Ibu Hamil, menyusui dan anak usia 12-18 Tahun secara Virtual (Daring). Selasa, (29/06/2021).

    Selain dihadiri oleh Asda I , kegiatan hari ini dihadiri pula oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Farid Setiawan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dan Sejumlah
     
    Wakil Presiden Republik Indonesia Prof. Dr. (H.C.) K. H. Ma'ruf Amin dalam sambutanya berharap dengan adanya acara Hari Keluarga dengan Tema "Keluarga Ceria Mencegah Stunting" yang diselenggarakan secara nasional ini dapat menekan jumlah serta dapat mencegah Stunting terhadap anak.
     
    Usai mengahadiri acara, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I) Kabupaten Bekasi, Yana Suyatna menyampaikan program yang baru dicanankan ini dalam waktu dekat akan dijalankan.
     
    "Kita masih dalam pendataan karena program ini baru dicanangkan, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa segera berjalan vaksin untuk ibu hamil, menyusui dan anak usai 12-18 tahun di Kabupaten Bekasi,” jelas Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda 1) Kabupaten Bekasi, Yana Suyatna setelah menghadiri acara puncak Harganas secara virtual di Command Center Diskominfosantik Kabupaten Bekasi.

    Menurut Yana, tak menutup kemungkinan ibu hamil dan menyusui terserang Covid-19. Meskipun sampai saat ini belum ada laporan resmi yang diterima pemerintah Kabupaten Bekasi mengenai adanya ibu hamil dan menyusui terpapar corona.

    "Secara resmi belum ada, tetapi di lapangan pasti, mungkin penangannya dilakukan isolasi mandiri. Tetapi dari dinas kesehatan mengenai ibu hamil yang terkena covid harus ada penanganan khusus. Misalnya dari tempat, ya tidak bisa disamakan dengan tempat yang lain. Penanganan dan petugasnya juga khusus,” tuturnya.

    Yana juga belum bisa memastikan jumlah vaksin tersebut yang akan diterima pemerintah Kabupaten Bekasi. Katanya, suplai vaksin yang akan diterima sesuai dengan jumlah yang ditetapkan pemerintah pusat.

    "Mengenai jumlahnya ya tergantung pengiriman dari pusat. Kita bisa saja meminta dengan jumlah kebutuhan yang ada. Kalau misalkan pusat tidak bisa mengirimnya sekali, kemungkinan bisa bertahap ya,” ujarnya.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bekasi, Farid Setiawan akan melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan mengenai tindaklanjut program pencanangan vaksin Covid-19 untuk ibu hamil dan menyusui, anak usia 12-18 tahun.

    "Karena ini masih pencanangan ya, secepatnya kami akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait seperti dinas kesehatan mengenai rencana kedepan dari program vaksinasi tersebut," katanya. (Ely)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Pendidikan

    +