• Jelajahi

    Copyright © m.metropolitan.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Kesal Istrinya di Teror, Pelaku "Dorr" Korban Hingga Tewas.

    Sku Metropolitan
    03/07/21, 17:45 WIB Last Updated 2021-07-04T10:57:52Z





    KAB.WAY KANAN - MEDIA METROPOLITAN- Diduga kesal lantaran istrinya kerap digangu dan diteror, seorang manager nekat menghabisi nyawa Jen Heri (37), satpam PT. PLP (Palm Lampung Persada), Kampung Bumi Agung Kecamatan Bumi Agung ,Kabupaten Way Kanan. 

    Pelaku  diduga berinisial AH (47) yang menembak rekan kerjanya itu, berhasil diamankan jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Way Kanan

    Kapolres Way Kanan, AKBP Binsar Manurung melalui Kasat Reskrim Iptu Des Herison Syafutra mengungkapkan kronologis kejadian, pada hari rabu tanggal 30 juni 2021 ekitar pukul 18.00 WIB.

    "Kejadiannya berawal pada hari Rabu tanggal 30 Juni 2021 sekitar Pukul 18.00 WIB telah terjadi penembakan dan penganiayaan dengan senjata tajam terhadap satpam PT. PLP an. Jen Heri di Garasi Mobil korban PT. PLP,” ungkap Kasat saat di konfirmasi Awak Media.Kamis (1/7/2021).

    Kasat Reskrim menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, pelaku AH melakukan penembakan dan penganiayaan dikarenakan Korban mengancam dan meneror istri pelaku karena korban ditolak cintanya oleh Istri Pelaku.

    “Korban ini sering meneror dan mengancam istri pelaku selama setahun sejak tahun 2020 sampai sekarang. Padahal Korban ini sudah memiliki keluarga,” jelas Kasat Reskrim.

    Kata kasat, Pelaku AH nekat membunuh korban, karena pelaku AH kesal istrinya sering diganggu terus oleh korban. 

    Kemudian, aksinya diawali, setelah magrib. Pelaku AH mendatangi rumah (mess) korban. Sesampainya di lokasi Pelaku melihat korban sedang menutup kaca mobilnya di garasi. Lalu pelaku AH, menghampiri korban, dan langsung menembak bagian dada kiri korban sebanyak satu kali. 

    "Setelah korban jatuh, Pelaku membacok punggung korban lalu menusuk pingggang korban, akibat kejadian tersebut korban meninggal dunia,” beber Kasat Reskrim.

    Terakhir Kasat Reskrim menegaskan, saat ini, Pelaku telah diamankan oleh Sat Rekrim Polres way kanan, dan sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik. 

    "Untuk sementara, pelaku dapat kita dijerat Pasal 338 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 15 Tahun Penjara,"pungkasnya (Sagun).


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Pendidikan

    +