• Jelajahi

    Copyright © m.metropolitan.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Dikasih Makan Bakso Gratis,PAPMISO dan Polres Metro Bekasi Gelar Vaksinasi Covid-19

    Sku Metropolitan
    08/08/21, 21:11 WIB Last Updated 2021-08-08T14:51:06Z

     
    Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki Bersama Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi Nyumarno SM, 



    KAB.BEKASI,MEDIA METROPOLITAN -  Paguyupan Pedagang Mie dan Bakso (PAPMISO) Indonesia bekolaborasi dengan Polres Metro Bekasi menggelar Vaksinasi 1000 orang yang berasal dari anggota PAPMISO dan masyarakat setempat. Vaksinasi yang diadakan mengangkat tema “Vaksinasi Merah Putih" digelar di lapangan Lotte mart,Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Pusat ,Kabupaten Bekasi, Minggu (8/8/2021).

    Menariknya lagi, bukan hanya mendapatkan vaksin gratis. Para peserta juga disuguhkan makanan mie ayam dan Bakso gratis layaknya acara syukuran. Sehingga, sembari menunggu giliran vaksin, masyarakat bisa menikmati menu yang disajikan.

    Vaksinasi itu, dibuka oleh Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki. Turut hadir Pj Bupati Bekasi Dani Ramdani, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi Nyumarno SM, Kapores Metro Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan, serta  sejumlah Kepala SKPD di lingkungan Pemkab Bekasi.

    Usai menyaksikan pemberian Dosis Vaksin AstraZeneca kepada Peserta, Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM) Teten Masduki menyampaikan, bahwa Pelaksanaan Vaksinasi yang diisiasi PAPMISO ini dijadwalkan akan dihadiri oleh Presiden  RI Joko Widodo.

    “Saya hadir karena Beliau (red-Presiden RI Joko Widido) tidak bisa hadir .Beliau tadinya mau hadir,karena beliau  dekat dengan PAPMISO,” kata dia.

    Teten menyampaikan mengapresiasi inisiasi vaksin yang diselenggarakan oleh PAPMISO , Polri dan Pemerintah Daerah. Namun ia juga meminta agar Vaksinasi ini lebih gencar lagi dilakukan.

    “Kita perlu kolaborasi kerjasama antara asosiasi UMKM seperti PAPMISO, Pemerintah Daerah, TNI-Polri untuk Gotong Royong mengelar lebih banyak lagi Vaksinasi. Karena pada prisipnya Vaksinasi ini dilakukan untuk mengedalikan penyebaran Covid-1,” ucap Teten.

    Pada kesempatan itu, Teten juga, menyampaikan keluhan PAPMISO, agar mereka diberikan kelonggaran menjalankan kegiatan usaha ditengah kebijakan PPKM ini.

    “Ini penting dengan daerah, Kalau pemerintah daerah ini bisa memastikan kegiatan usaha berjalan, masyarakat punya pendapatan,tapi kesehatannya tetap dijaga. Ini dapat diberikan masukan pada saat evaluasi PPKM,” kata Teten.

    Lanjuntnya, contohnya Daerah yang sudah memberikan kelonggaran kepada pelaku usaha UMKM adalah Bayuwangi, Provinsi Jawa Timur. kata Teten,  dimana pemerintah mengeluarkan sertifikat protokol kesehatan terhadap pelaku usaha. Sertifikat itu menjadi syarat menjalankan aktivitas selama masa pandemi.

    “Tentu sebelum dikeluarkan sertifikat, diperiksa dulu Prokesnya dan kalau ada yang melanggar dicabut lagi sertifikatnya. Saya kira itu bisa dijalankan, Jadi  kita ada solusi,” ucapnya.

    Menurutnya, bahwa ditengah pandemi Covid-19 ini harus bisa memastikan,  kapan bisa mengedalikan covid-19  atau bisa berdampingan.

    “Berdampingan dengan Covid-19, tetapi  bisa menjalankan usaha,bekerja, kegiatan industri bisa berjalan, tapi kita harus menerapkan prokesnya,” ungkapnya.

    Dihadapan Menteri, Ketua Dewan Pembina PAPMISO Indonesia,Nyumarno mengatakan Vaksinasi ini adalah sinergitas Polres Metro Bekasi bersama dengan PAPMISO Indonesia.

    "Polri menyediakan Vaksinnya,penyelenggaranya murni gotong royong dari PAPMISO," kata Nyumarno.

    Pria yang juga Wakil Ketua Komisi II DRPD Kabupaten Bekasi ini menyampaikan Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) justru menjadi sektor paling rentan kena hantaman pandemi virus corona.

    "Kami pasti yakin Kami yang berdampak langsung dan Kamilah yang mungkin nantinya akan menjadi penopang ekonomi Republik Indonesia bangkit," katanya.

    Jika berkaca dengan krisis sebelumnya pada tahun 1998, Sektor UMKM dapat membantu bangkitnya ekonomi Nasional.  Bila sebelumnya, kata Nyumarno, karena dampak pandemi Covid-19 dan pematasan Masyarakat pada level pelaku usaha  mikro sebanyak 80 persen merugi.

    “Kalau sekarang alhamdulillah puji syukur, pandemi dan Kabupaten Bekasi sudah beranjak pulih tidak seperti dua bulan yang lalu. Kita sudah mulai bangkit,” Kata Politisi Partai PDI Perjuangan itu.

    Agar semakin meningkat  UMKM di Kabupaten Bekasi, Iapun menyampaikan perlu dorong dan disertai sejumlah program untuk membantu UMKM, baik itu dari Pemerintah Pusat, Provinsi, maupun daerah.

    Salah satunya, Pemerintah Pusat bisa memberikan perhatian lebih terhadap jumlah penerima program bantuan produktif usaha mikro (BPUM) yang dikini sedang berjalan.Sebab Kabupaten Bekasi ini adalah kawasan Daerah Industri.

    “Dari sekian kuota Nasional Kabupaten Bekasi baru hanya 600. Kami mohon dibantu, karena  kami ini  daerah Industri,kalau daerah industri belanjanya pasti ke para pelaku UMKM. Jadi tanpa  didukung bantuan sosial tentu Kami tidak bisa berbuat apa-apa,” tutur Nyumarno.

    Kemudian, Nyumarno mengapresiasi usulan Menteri UMKM agar Pemerintah daerah mengeluarkan sertifikat terhadap Pelaku usaha yang memenuhi syarat untuk membuka usahanya.

    “UMKM dikabupaten Bekasi Ingin Banggkit. Tapi apalah daya karena pemerintah sedang memikirkan Formula apa yang tepat. Tadi bisa menjadi solusi,  mudah-mudahan dieksekusi oleh Pj Bupati Bekasi dan Forkofimda. Bahwa mungkin kita mulai Kita terapkan, pertegak terhadap pelaku usaha yang sudah mumpuni untuk disertifkasi,” ucap Nyumarno.

    Nyumarno  menyebutkan sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam melaksanakan percepatan Vaksinasi Covid-19 maka PAPMISO siap berkolaborasi dengan pemerintah maupun TNI-Polri untuk menyelenggarakan Vaksinasi.

    “Kami siap menjadi garda terdepan bergotong royong menyelenggarakan Vaksinasi. tapi  mohon Kouto dosis vaskni di siapkan. Karena dosis Vaksin hari ini untuk UMKM saja masih kurang,” imbuhnya.

    Atas telaksananya kegitan ini, , Ia menyampaikan terimakasihnya terhadap Pihak-pihak yang mendukung Vaksinasi Merah Putih. Karena kalau tidak dihadapi bersama pademi akan berkelanjutan.

    “Saya ucapkan terimakasih kepada setiap pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Vaksinasi ini. Mari tetap disiplin terapkan protokol kesehatan dan pandemi ini segera berakhir,” pungkasnya. (Ely/Martinus)

     
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Pendidikan

    +