• Jelajahi

    Copyright © m.metropolitan.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Warga Sukawangi Dihebohkan Gadis Tewas Gantung Diri di Kontrakan

    Sku Metropolitan
    01/08/21, 13:24 WIB Last Updated 2021-08-01T06:57:16Z

     

    Petugas Kepolisian Saat Melakukan Olah TKP di Mana ACU di Temukan Gantung Diri

    KAB.BEKASI, MEDIA METROPOLITAN - Warga Kampung Pangkalan, Desa Desa Sukamekar, Kecamatan Sukawangi, Kaabupaten Bekasi dihebohkan dengan kasus bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan seutas tali.

    Korban berjenis perempuan berusia 17 tahun beinisial ACU ditemukan tewas bunuh diri dirumah kontrakannya di Kp.Pangkalan Rt.002/008 pada Sabtu (31/07) sekitar pukul 08.30 WIB.

    Kepala Kepolisian Sektor Tambelang, AKP. Miken Fendriyati membenarkan perisitiwa yang menimpa warga Kp Pangkalan tersebut.

    Kasus bunuh diri dengan cara menggantung diri itu terjadi pada terjadi pada sabtu (31/7/2021) sekitar pukul 08: 30 di rumah kontrakannya di Kp.Pangkalan Rt.002/008.

    “Ya, benar kejadiannya tadi pagi sekitar pukul 08.30 WIB. Korban diketahui berinisial ACU ditemukan terikat menggunakan tali tambang putih di kontrakannya,” Kapolsek kepada awak media, pada Sabtu (31/07) malam.

    Kapolsek menjelaskan,peristiwa pertama kali diketahui pemilik kontrakan berinisial AM. Ketika itu AM diminta  YS (64) ayah korban, untuk mencari korban lantaran tak bisa dihubungi.

    “Pemilik kontrakan mencarinya dan mendapati korban sudah meninggal dunia tergantung di rumah kontrakannya,” ucpanya.

    Atas perisitiwa itu, Pemilik kontrakan kemudian menghubungi ayah korban dan Ketua RT, lalu diteruskan ke aparatur Desa dan melaporkan kejadian itu ke polisian setempat.

    “Tim sudah melakukan olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi. Menurut keterangan saksi, korban juga pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan cara menyayat urat nadi” ungkapnya

    Hingga berita ini muat, motif dugaan bunuh diri yang dilakukan ACU masih misteri.
    “Korban langsung dibawa ke rumah duka, karena pihak keluarga korban tidak mau dilakukan autopsi,” tutup. (Ely/Martinus)

    Baca Berita :
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Pendidikan

    +