• Jelajahi

    Copyright © m.metropolitan.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Omongan Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi 'Meleset'

    Sku Metropolitan
    05/10/21, 16:47 WIB Last Updated 2021-10-05T10:46:33Z
    Fhoto Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi Cecep Noor/Doc


    KAB.BEKASI,MEDIA METROPOLITAN - Sambutan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bekasi, Cecep Noor, terkait akan dilantiknya Ahmad Marjuki, Wakil Bupati dianggap meleset.

    Dalam sambutannya, Cecep Noor,pada saat Muscab PPP ke- IX di Hotel Sahid, pada Minggu 26 September 2021, Ahmad Marjuki akan dilantik dalam waktu satu minggu. 

    "Yang saya cintai dan banggakan. Alhamdulillah pada pagi menjelang siang hari ini juga hadir, orang tua kami semua Wakil Bupati Bekasi terpilih, Bapak Haji Ahmad Marjuki, insyaallah minggu depan akan dilantik. Amin ya robbalallamin," begitulah kata Cecep Noor dalam sambutannya usai terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi menggantikan ketua sebelumnya setelah mendapat dukungan penuh seluruh dari pengurus anak cabang.

    Pernyataan Pria yang juga Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi ini, bertolak belakang dengan fakta yang sebenarnya. Karena hingga saat ini, Wakil Bupati yang disebut tak kunjung dilantik. Sebab jika hitung sejak diucapkan dari tanggal 26 September 2021 sampai tanggal 05 Oktober 2021. Maka tepat kalau omongan itu dianggap 'meleset'. 

    Secara tidak langsung sambutan Cecep Noor, hanya ingin menyenangkan hati Ahmad Marjuki, sebagi tamu undangannya. 

    Untuk diketahui, DPRD Kabupaten menggelar pemilihan Wakil Bupati Bekasi di sisa masa jabatan 2017-2022, di Cikarang Pusat.

    Dalam pemilihan itu, ada dua calon yakni Ahmad Marjuki dan Tuti Nurcholifah Yasin.
    Akhmad Marjuki terpilih sebagai Wakil Bupati Bekasi dengan perolehan 40 suara. Sementara saingannya, Tuty Nurcholifah Yasin, tidak mendapat suara sama sekali.

    Dari total 50 anggota DPRD Kabupaten Bekasi, 10 orang dari Fraksi Golkar, Nasdem, PKS dan PBB memilih absen.

    Pemilihan Wabup Bekasi itu sempat diprotes Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui surat yang dilayangkan ke DPRD Kabupaten Bekasi agar pemilihan dihentikan namun DPRD tetap melanjutkan hingga Ahmad Marjuki terpilih pada 18 Maret 2021.

    Sayangnya, hingga sekarang H.Ahmad Marjuki, tak kunjung dilantik. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menilai proses administrasi dan internal panitia pemilihan wakil bupati dilakukan tidak benar, dan pengusulan calon wakil bupati tidak dilakukan melalui bupati. Karena itulah, meski sudah terpilih Ahmad Marjuki tidak dilantik, hingga akhirnya timnya melayangkan somasi kepada Kementerian Dalam Negeri pada Februari 2021. (Red)

    Baca Berita :


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Pendidikan

    +