• Jelajahi

    Copyright © m.metropolitan.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Wakil Wali Kota Bekasi dan Bupati Sumbawa Barat Bahas Pengelolaan Limbah Dimestik

    Sku Metropolitan
    27/10/21, 05:35 WIB Last Updated 2021-11-04T01:44:20Z

     

    KOTA BEKASI, MEDIA METROPOLITAN – Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto menerima kunjungan dari Bupati Kabupaten Sumbawa Barat di Media Center Stadion Patriot Chandrabaga dalam rangka kegiatan “Twinning Program Pengelolaan Air Limbah Domestik Kabupaten Sumbawa Barat dan Kota Bekasi, Selasa (26/10/2021).

    Dalam kunjungan kali ini, turut hadir pula secara virtual Kannan Nadar selaku UNICEF Chief of WASH melalui aplikasi Zoom Meeting. Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Wakil Walikota Bekasi.

    Tri mengatakan bahwa keputusan dalam pemanfaatan teknologi, tidak lain untuk menjaga mutu air limbah domestik dan kelestarian alam, limbah dari home industri, apartment dan restoran harus dikontrol dengan baik.

    “Sekarang ini tidak hanya berbicara tentang mengelola tinja, tapi air limbah domestik secara keseluruhan yang berasal dari kegiatan usaha, restoran, home industry, apartemen, pusat perbelanjaan, harus dikontrol pembuangannya”, ungkap Tri.

    Bupati Kabupaten Sumbawa Barat, W. Musyafirin pun turut menjelaskan mengenai program unggulan Kabupaten Sumbawa Barat terkait 5 Pilar STBM. Program ini menitikberatkan pada pemberdayaan gotong royong. Salah satu bentuk implementasi dari pemberdayaan gotong royong ini adalah penyediaan akses sanitasi yang layak melalui program Jambanisasi.

    Program Jambanisasi merupakan program unggulan dari agenda 100 hari pertama Bupati & Wakil Bupati Kabupaten Sumbawa Barat Terpilih 2016-2021. Fokus utama program ini adalah pembangunan jamban untuk rumah tangga miskin sebanyak 6.212 unit dan tersebar di 193 blok wilayah.

    Terkait hal ini, Kannan Nadar dari UNICEF mengatakan bahwa di Indonesia sebenarnya sudah banyak tersedia pasokan air bersih, namun masyarakatnya masih memilih untuk buang air sembarangan. Maka dilakukanlah banyak proses dalam meningkatkan akses pengelolaan sanitasi yang aman, di antaranya menyediakan intensif, men-develop uniter yang menyediakan air limbah, serta menyediakan pendanaan untuk septic tank yang sesuai standar.

    “Dengan adanya program ini, diharapkan adanya penyediaan sanitasi yang aman untuk daerah masing-masing antara Kabupaten Sumbawa dan Kota Bekasi. Diharapkan apa yang dilakukan dalam program 5 Pilar STBM dapat bermanfaat bagi Kabupaten Sumbawa Barat”, tutup Nadar. (Advetorial/Humas)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Pendidikan

    +