• Jelajahi

    Copyright © m.metropolitan.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Pemkab Bogor Terima Penghargaan Terbaik III Tingkat Nasional Kategori Siaran Pers

    Sku Metropolitan
    16/11/21, 23:02 WIB Last Updated 2021-11-16T16:31:13Z

     

    Pemkab Bogor Terima Penghargaan Terbaik III Tingkat Nasional Kategori Siaran Pers


    KAB.BOGOR, MEDIA METROPOLITAN – Pemerintah  Kabupaten  (Pemkab) Bogor  diwakili  Dinas Komunikasi  dan  Informatika  (Diskominfo)  berhasil meraih penghargaan  Terbaik  III  Anugerah  Media Humas  2021  kategori  Siaran  Pers  (Media Online)  Pemerintah  Daerah  Kabupaten/Kota Tingkat  Nasional. 

    Dalam  kegiatan Anugerah Media  Humas  (AMH)  tahun  2021,  yang diselenggarakan  Direktorat  Jenderal  (Ditjen) Informasi  dan  Komunikasi  Publik  (IKP) Kementerian  Komunikasi  dan  Informatika (Kemenkominfo)  Republik  Indonesia  (RI)  di Nusa Dua Bali, Kamis (4/11).

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor, R. Irwan Purnawan setelah menerima penghargaan AMH 2021 mengatakan bahwa syukur Alhamdulillah Pemerintah Kabupaten Bogor mendapat penghargaan terbaik ketiga Anugerah Media Humas tahun 2021 kategori Siaran Pers Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota seluruh Indonesia.

    “Sudah barang tentu penghargaan predikat ini menjadi semangat kita, spirit kita bersama untuk meningkatkan kualitas siaran pres dan juga media online yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Bogor untuk terus dikembangkan, mudah-mudahan di tahun depan akan lebih baik lagi. Terakhir, selamat dan terima kasih kepada Tim Komunikasi Publik atas capaian prestasi ini" ucapnya.

    Prestasi dan Penghargaan 
     
    Selanjutnya,  dalam  rangka  implementasi Undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan  Informasi  Publik  serta meningkatkan Indeks Keterbukaan Informasi Publik di Kabupaten Bogor.  Diskominfo Kabupaten  Bogor  melalui Seksi  Pengelolaan  Informasi  Publik  (PIP) terus  melakukan  penguatan  keberadaan Pejabat  Pengelola  Informasi  Dokumentasi (PPID)  terutama  PPID  pembantu  di  tingkat Kecamatan Kabupaten Bogor. Salah satunya dilakukan  dengan  kegiatan  Monitoring  dan Evaluasi (Monev) Pejabat Pengelola Informasi Dokumentasi (PPID) ke 40 Kecamatan yang tersebar di Kabupaten Bogor.  Kegiatan Monev terdiri dari, pemutakhiran data informasi publik yang  sudah  dipublikasi  melalui  websit. Meningkatkan  standar  pelayanan  informasi publik,  serta  peningkatan  Sumber  Daya Manusia (SDM) pengelola informasi.

    Kemudian, Asosiasi  Lembaga  Penyiaran  Publik  Lokal (LPPL)  Indonesia  menganugerahi  Bupati Bogor,  Ade  Yasin  sebagai  Kepala  Daerah Peduli  Radio  kategori  media  pemerintah. Selain  itu,  Kepala  Dinas  Komunikasi  dan Informatika,  Irwan  Purnawan  juga  menerima penghargaan  sebagai  Pejabat  Peduli  Radio.

    Penghargaan diberikan pada Anugerah LPPL Award  ke-2  tahun  2021  di  Kabupaten Kuningan,  Kamis  (25/3).  Dalam  kegiatan Anugerah  LPPL  award  ke-2  tersebut,  Radio Tegar Beriman 95,3 FM juga terpilih kembali sebagai  LPPL  Radio  terbaik  ke-3  se- Indonesia.  Kemudian  juga  mendapatkan penghargaan  host  terbaik  ke-3  di  Program Suara  Nusantara,  serta  meraih  juara  ke-2 Bintang Radio kategori Penyiar Radio.


    Komisi  Penyiaran  Indonesia  Daerah  atau KPID  Jawa  Barat  menggelar  Anugerah Penyiaran  Jawa  Barat  ke  14  di  Gedong Budaya,  Sabilulungan,  Kabupaten  Bandung, Selasa,  (2/11/2021).  Program  acara  LPPL Radio Tegar Beriman (Teman) 95,3 FM yakni Bogor Hari Ini dan Kemis Nyunda masuk tiga besar terbaik di Jawa Barat.



     
    Bidang Aplikasi Informatika 

    Berdasarkan  Peraturan  Bupati  nomor  56 tahun  2021  tentang  penyelenggaraan emergency  call  kegawatdaruratan  112, dimana didalamnya mengatur untuk bersinergi ke  semua  Organisasi  Perangkat  Daerah (OPD) berkaitan dengan   ketanggap gawat daruratan.  Call  Center112 merupakan  sebuah  unit  yang  membutuhkan kolaborasi  dan  kemitraan  dengan  semua OPD, karena kekuatan Call Center 112 adalah mitra dan kolaborasi.

    Layanan  Nomor  Tunggal  Panggilan  Darurat Call  Center  112  dilaksanakan  untuk penanganan  keadaan  darurat  yang  meliputi, kebakaran, kerusuhan, kecelakaan, bencana alam,  penanganan  masalah  kesehatan. Gangguan keamanan  dan  ketertiban umum dan  keadaaan  darurat  lainnya  yang  ditetapkan  oleh  Pemerintah  dan/atau Pemerintah Daerah. Layanan Call Center 112 Tidak  berbayar  (bisa  melakukan  panggilan tanpa pulsa), dalam beberapa kondisi, telepon darurat  bisa  dilakukan  tanpa  adanya  “SIM Card”  dan  tetap  dapat  melakukan  panggilan darurat dalam kondisi “Phone Lock”.

    Kepala Bindang Aplikasi Informatika (Diskominfo)  Kabupaten  Bogor,  Dadang Imansyah  mengatakan,  Call  Center  112 bermitra dengan sejumlah OPD seperti DINAS DAMKAR, BPBD, DINKES, Kepolisian, Satpol PP, BNN, DP3AP2KB, dan bersinergi  dengan laporan  SIGADIS.  SIGADIS  adalah  platform aduan  yang  dikeluarkan  oleh  DP3AP2KB dalam menangani atau menerima laporan dari masyarakat  mengenai  aduan  Kekerasan Dalam  Rumah  Tangga  (KDRT),  kekerasan terhadap perempuan dan anak.

    Jadi ketika kita melakukan posting tiket aduan, itu sudah otomatis terposting juga di aplikasi SI GADIS. Nanti langkah-langkah ke depan Call Center 112 juga akan melakukan integrasi ke aplikasi  yang  dimiliki  oleh  DAMKAR.  Kita berharap  dengan  integrasinya  ini  juga  bisa meningkatkan koordinasi dan interoperabilitas ke  seluruh  layanan  Kabupaten  Bogor, terutama di kegawatdaruratan.
     
     
    Bidang Infrastruktur Teknologi 

    Peningkatan  pelayanan  publik  berbasis elektronik  tidak  terlepas  dari  dukungan infrastruktur  jaringan  yang  memadai.  Untuk mendorong  terwujudnya  penyelenggaraan pemerintah berbasis elektronik (SPBE), Kepala Bindang Infasstruktur Teknologi  Diskominfo Kabupaten Bogor, Hj. Ernaningsih mengatakan  pihaknya telah membangun  infrastruktur  jaringan  intranet melalui  fasilitas  Fiber  Optic  (FO)  ke  seluruh Perangkat Daerah, Kecamatan dan Kelurahan di  Kabupaten  Bogor. 

    “Kami  telah  memasang infrastruktur jaringan dengan fasilitas FO ke 37 Organisasi  Perangkat  Daerah  (OPD)  di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, 40 Kecamatan dan 19 Kelurahan, ” terang Kabid Teknologi Informatika.

    Selanjutnya,    di  masa  pandemi  covid-19 seperti  saat  ini,  dunia  pendidikan  juga  ikut terdampak akibatnya pemerintah mulai pusat hingga daerah memutuskan system pembelajaran dilakukan secara daring melalui Pembelajaran  Jarak  Jauh  (PJJ).  Diskominfo Kabupaten  Bogor  telah  memasang  internet atau  wifi  gratis  tersebar  di  240  titik  yang tersebar  di    40  kecamatan  dan  24  titik  wifi publik.

    “Sejak  Oktober   tahun   2020   karena adanya pandemi  covid-19  sejak  itulah sistem  pembelajaran   dilakukan   melalui metode  PJJ mulai dari jenjang SD, SMP dan SMA. Untuk memudahkan  proses  PJJ  kita telah   pasang  wifi   gratis   di   240   titik   di seluruh Kabupaten Bogor, masing-masing kecamatan  mendapatkan   6   titik  wifi gratis,  yang kita fasilitasi  untuk anak-anak  belajar  selama pandemic,” tutur Ermaningsing.

    Ia menyebutkan, untuk titik wifi yang menentukan lokasinya dari pihak  Dinas  Pendidikan  dan  Koordinator Pelayanan  Pendidikan  (Koryandik)  di  tiap kecamatan.  Karena  mereka  yang  lebih  tahu kondisi dan kebutuhan pendidikan di masing- masing  wilayah  Kecamatan.  Sehingga pemasangan titik wifi gratis ini berada di lokasi yang  tepat  sasaran  dan  berada  di    tempat yang memang sangat dibutuhkan.
     
    Bidang Persandian dan Statistik  

    Kepala Bindang Persandingan dan Stattik Diskominfo Kabupaten Bogor, Iskandar Zulkarnain, menyebutkan selain  keamanan  informasi.  Saat  ini  sejumlah Organisasi  Perangkat  Daerah  (OPD), Kecamatan, Desa dan Kelurahan sudah mulai memanfaatkan sertifikat  elektronik berupa tanda tangan elektronik (TTE), adapun  yang sudah mengajukan sertifikat TTE berjumlah 413 yang saat ini sedang berproses.Kemudian yang sudah berstatus issu ada 58 TTE.

    “Optimalisasi  TTE  mungkin  kedepan  akan semakin  meningkat,  TTE  kita  siapkan kedepan layanannya untuk pegawai Pemkab Bogor  tetapi memang bertahap pemanfaatannya,” Iskandar

    Menurutnya, kedepan  TTE  ini akan jadi satu keharusan. TTE sangat penting karena TTE sudah dijamin keabsahannya dan memiliki kekuatan hukum yang sama dengan tanda  tangan  basah  biasa. 

    Ia menyebutkan bahwa TTE  menjadi penunjang kinerja, tentunya paperless ini bisa dimanapun  dan  bisa  dilakukan    karena  itu otentik. 
    “Kedepan  pemanfaatan  TTE  akan semakin  meningkat  dan  terbukti  disemua pemerintah  termasuk  Kab/Kota,  dan Kementerian  mereka  sedang  optimalkan pemanfaatan TTE,” tuturnya.

    Kemudian Iskandar menyebutkan untuk mendukung  penyediaan  layanan  keamanan informasi, Diskominfo  Kabupaten  Bogor membentuk tim  CSIRT. Hal tersebut tetuang dalam Keputusan  Bupati  Bogor  Nomor: 489/402/Kpts/Per-Uu/2021.  Tentang  Tim Tanggap  Insiden  Keamanan  Komputer (Computer Security Incident Response Team) Kabupaten  Bogor. 

    Keputusan itu juga tertuang dalam pasal 46, Peraturan  Bupati  Bogor Nomor 57 Tahun 2021, pasal Pasal  46 tentang Pelaksanaan Persandian  untuk  Pengamanan  Informasi  di Pemerintah  Kabupaten  Bogor,  untuk mendukung  penyediaan  layanan  keamanan informasi  Pemerintah  Kabupaten  Bogor dibentuk  tim  tanggap  insiden  keamanan komputer  (Computer  Security  Incident Response  Team)  Kabupaten  Bogor  yang ditetapkan dengan Keputusan Bupati.

    “Saat ini sudah ada 15 yang telah   mengirim dan mengisi link https://bit.ly/upload csirt Surat Perintah  Penetapan  Tim  CSIRT  Kabupaten Bogor  Sub  Tim  Keamanan  Siber  Perangkat Daerah/Kecamatan.  Tim  CSIRT  akan  dibagi kedalam blue tim dan red tim, Red tim yang mencari masalah-masalah aplikasi kerentanan  apa  yang  ada  di  aplikasi, sedangkan blue tim yang akan mencari solusi dari masalah tadi,” ungkapnya. (Adv/Jekson Gultom).
    Pemkab Bogor Terima Penghargaan Terbaik III Tingkat Nasional Kategori Siaran Pers





    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Pendidikan

    +