• Jelajahi

    Copyright © m.metropolitan.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Dua Wartawan di Bandar Lampung “Diintimidasi Satpam BPN”

    Sku Metropolitan
    24/01/22, 21:18 WIB Last Updated 2022-01-25T06:30:01Z

    LAMPUNG, MEDIA METROPOLITAN—Wartawan kembali mendapat intimidasi dari Satuan Pengamanan (Satpam) Badan Pertanahan Nasional Kota Bandar Lampung, saat melakukan peliputan. Senin (24/1)

     

    Kedua wartawn yang diintimidasi adalah, Dedi Kapriyanto, wartawan Lampung TV dan Salda Andala wartawan Lampung Post. Kedua wartawan melakukan peliputan  Dua orang media di Bandar Lampung mendapat intimidasi dari tiga orang Satpam di depan Kantor BPN Kota Bandar Lampung. Dua orang media dari Lampung Post dan Lampung TV. Senin, 24 Januari 2022.

     

    Intimidasi itu berawal sekitar pukul 12:06 Wib, saat dua orang wartwan ingin meliput puluhan Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang mendatangi kantor BPN Bandar Lampung, untuk mempertanyakan sertifikat yang didaftarkan sejak tahun 2017 sampai saat ini belum terbit.

     

    Saat itu wartawan Lampung TV Dedi Kapriyanto dan Lampung Post Salda Andala mengambil gambar dari halaman,  puluhan Pokmas masuk kantor BPN, tak lama berselang tiga orang Satpam menghampiri dan ingin merampas hanphone dan handycam dan dilarang untuk meliput.

     

    Dei dan Saldi mengatakan, satu orang satpam wanita itu langsung merampas  hingga handycam  milik  wartawan Lampung TV Dedi Kapriyanto eror. Begitupun satpam pria yang bernama, Haris Rusdi, ingin merampas hanphone milik wartawan Lampung Post salda Andala dan memaksanya untuk menghapus hasil gambar.

     

    "Kita punya privasi pak, gak boleh asal-asal," kata satpam wanita tersebut.

     

    Kami mencoba untuk menjelaskan tugas wartawan kesini ingin meliput, puluhan Pokmas yang mendatangi kantor BPN.

     

    Kemudian satpam pria atas nama  Haris Wahyudi mengusir  wartawan dan memerintahkan untuk menghapus gambar dan vidio yang diambil sebelumnya. (sangun)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Pendidikan

    +