• Jelajahi

    Copyright © m.metropolitan.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Keren, Pemkab Bekasi Raih Peringkat 1 Nasional Realisasi Investasi Rp 43,27 Triliun dengan 3.402 proyek Tahun 2021

    Sku Metropolitan
    16/02/22, 20:00 WIB Last Updated 2022-02-17T01:25:48Z

     

    JAKARTA, MEDIA METROPOLITAN--Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyerahkan penghargaan kepada tujuh provinsi dan 10 kabupaten/kota yang mencatat realisasi investasi tertinggi di tahun 2021, Rabu (16/2).


    Ke sepuluh (10) kabupaten/kota dengan realisasi investasi tertinggi adalah Kabupaten Bekasi, Kota Surabaya, Kabupaten Halmahera Tengah, Kabupaten Morowali, Kabupaten Karawang, Kabupaten Mimika, Kabupaten Konawe, Kota Balikpapan, Kota Cilegon dan Kabupaten Gresik.


    Pemerintah Kabupaten Bekasi meraih penghargaan sebagai Peringkat Pertama Nasional Tingkat Kabupaten/Kota atas capaian Realisasi Investasi Tertinggi Tahun 2021 sebesar Rp 43,27 triliun, dengan 3.402 proyek tahun 2021.


    Atas keberhasilan Kabupaten Bekasi meraih juara 1 tingkat nasional, Plt. Bupati Bekasi, Akhmad Marjuki, menerima langsung penghargaan tersebut dari Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal Republik Indonesia (BKPM), Bahlil Lahadalia, bertempat di Ruang Rapat Nusantara, Gedung Suhartoyo, Kantor Kementerian Investasi/BKPM, Jakarta, pada Rabu, (16/2/22).


    Plt. Bupati Bekasi mengucapkan terima kasih kepada seluruh investor dan pelaku usaha di Kabupaten Bekasi, yang telah berkontribusi menyukseskan program pemerintah melalui kepatuhannya dalam penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) secara tepat waktu, sehingga dapat memperoleh capaian realisasi tertinggi.


    Menurut Akhmad Marjuki, capaian realisasi investasi tersebut menandakan kepercayaan investor kepada Kabupaten tetap tinggi. Apalagi di tengah situasi pandemi COVID-19 seperti saat ini yang berdampak pada ekonomi. 


    "Kami ucapkan terima kasih kepada investor dan pelaku usaha yang telah mendukung kami menyukseskan program ini, sehingga Kabupaten Bekasi memperoleh realisasi investasi yang tertinggi," ucapnya.


    Lebih lanjut, Marjuki menyampaikan, Pemkab Bekasi akan terus meningkatkan iklim usaha yang kondusif agar keberlangsungan usaha di Kabupaten Bekasi dapat berjalan dengan nyaman, serta bisa mendapatkan kemudahan dalam berinvestasi.


    "Pemkab Bekasi akan terus berupaya meningkatkan iklim usaha yang kondusif agar pelaku usaha dapat menjalankan usahanya dengan nyaman dan semakin mudah dalam berinvestasi," lanjutnya.


    Dengan diterimanya penghargaan tersebut, ia berharap agar seluruh ASN di Pemkab Bekasi dapat meningkatkan motivasinya dalam memberikan pelayanan publik yang maksimal, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan para investor. Hal tersebut menurutnya juga dapat bermanfaat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi.


    "Mudah-mudahan dengan adanya penghargaan ini, kami semakin termotivasi lagi untuk memberikan pelayanan publik yang lebih prima, sehingga para investor dapat lebih percaya, dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat." terangnya.


    Sementara itu, Menteri Investasi/BKPM, Bahlil Lahadala menyampaikan bahwa penghargaan ini baru pertama kali diberikan, karena menurutnya keberhasilan realisasi investasi sebesar total Rp 901 triliun dapat dicapai berkat kinerja baik yang dihasilkan Kementerian Investasi/BKPM, beserta seluruh Kepala Daerah di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, dan perangkat daerah terkait.


    "Sejak dulu penghargaan kepada Kepala Daerah ini belum pernah. Saya berpikir bahwa yang bekerja bukan hanya kementerian saja, tetapi keberhasilan realisasi Rp 901 triliun ini atas kerja dari kepala-kepala daerah baik Gubernur, Bupati dan Walikota serta seluruh perangkat daerahnya." tuturnya.


    Tercatat realisasi investasi mencapai Rp 901,02 triliun sepanjang 2021. Realisasi itu mencapai 100,1% dari target investasi tahun lalu yang sebesar Rp 900 triliun.  Adapun ke 7 provinsi yang realisasinya tertinggi menyumbang Rp 526,58 triliun atau 58,4% dari total capaian investasi, dan daerah menyumbang Rp 251,53 triliun atau 27,9% dari total capaian investasi.  


    Kegiatan tersebut dihadiri oleh Menteri Investasi/BKPM Bahlil Lahadalia, Sekretaris Jenderal Menteri Dalam Negeri Suhajar Diantoro, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi Sutia Resmulyawan, serta Kepala Daerah penerima penghargaan. (ely)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Pendidikan

    +