• Jelajahi

    Copyright © m.metropolitan.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    SMAN 11 Depok Harapkan Pembangunan RKB dan Infrastruktur lainnya

    Sku Metropolitan
    09/03/22, 07:00 WIB Last Updated 2022-03-09T00:00:15Z

    DEPOK, MEDIA METROPOLITAN--SMA Negeri 11 Depok yang beralamat di Jalan Kemang 2 No 11a, Kelurahan Sukmajaya , Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Propinsi Jawa barat, sampai saat ini masih minim Ruang Kelas Belajar ( RKB ) dan infrastruktur lainya.


    Sekolah yang berdiri pada tahun 2014, saat ini baru memiliki 10 Ruang Kelas Belajar ( RKB ) dengan jumlah 21 rombongan belajar ( Rombel ). Hal itu dikatakan Humas SMA Negeri 11 Depok, Ubai Dilah, ketika ditemui di ruangannya, Senin ( 7/3/2022 ).


    Menurut Ubai, Kalau dilihat dari jumlah rombel saat ini dengan memiliki 21 rombel, jumlah RKB yang tersedia di SMAN 11  masih jauh dari kata cukup. Menurutnya, idealnya harus ada 21 RKB biar ruang kelasnya tercukupi sesuai jumlah robel yang ada.


    ‘’ Untuk saat ini kami masih membutuhkan 12 ruang kelas belajar lagi agar dalam proses pembelajaran bisa dilaksanakan hanya satu shif saja, tidak lagi belajar secara paralel’’, sebutnya.


    Soal lahan kata Ubai, tidak jadi masalah, karena masih ada sekitar 1000 meter yang masih kosong dari luas lahan secara keseluruhan yaitu 6600 M.


    Dikatakannya, dengan jumlah RKB yang tersedia saat ini pihaknya harus pintar pintar mesiasati jadwal belajar anak didik dengan memberlakukan belajar dengan 2 shif yakni  pagi dan siang.

     Selain itu kata Ubai, Ruang lab biologi dan lab fisika harus  dialih fungsikan menjadi ruang kelas belajar, agar ruang pembelajaran tercukupi.

     

     Ubai menambahkan, untuk penambahan RKB di SMAN 11 pihaknya telah  mengusulkan ke Pemprop  Jawa Barat pada tahun 2021, namun sampai saat ini masih menunggu apakah permohonan yang  dibuatkan pihaknya diterima apa tidak, sejauh ini belum ada kabar terkait hal itu.

    ‘’ Namun  kita sangat berharap hal itu bisa terealisasi agar pembelajaran di SMAN 11 bisa berjalan dengan baik dan maksimal, ujarnya.

    Selain itu, kata Ubai, Sekolah yang berbatasan dengan Kecamatan Cilodong, Kota Depok ini, masih membutuhkan infrastruktur lainnya, seperti pembuatan  pagar dibelakang gedung sekolah.


    Area SMAN 11 Depok belum semuanya di bangun pagar, hanya bagian depan gedung saja yang baru di bangun, sedangkan bagian belakang sekolah masih menggunakan pagar bambu.

     

    "Tahun 2021 lalu, kami sudah mengajukan permohonan pengadaan pagar untuk sekolah ini, namun kami berharap tahun ini dapat direalisasikan oleh Pemprop Jabar,"  harapnya.

     

    Yang tak kalah penting, ungkap Ubai, adalah pembuatan Paving block. Sekolah yang bertempat di lokasi   berbukit- bukit ini, yang memiliki kemiringan 18 derajat tersebut, sangat membutuhkan landasan berupa Paving Block, karena area depan sekolah masih beralaskan tanah merah, sehingga pada musim hujan jalanan  tersebut sangat licin dan berbahaya.


     ‘’Jika musim hujan tiba, jalanan ini sangat licin dan becek, pengendara  roda dua dan pejalan kaki harus berhati hati agar jangan sampai kepeleset.’’ Imbuhnya.


    Terkait SDM disekolah ini menurutnya sudah cukup memadai, dengan tenaga pengajar berstatus PNS 19 orang , Tenaga guru Honor 15 orang dan tenaga operator, security serta tenaga kebersihan semuanya ada 13 orang. ( Jalampong R )

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Pendidikan

    +