• Jelajahi

    Copyright © m.metropolitan.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Komisi III DPRD Kota Bekasi Harapkan Peningkatan PAD Dari Usaha Warteg

    Sku Metropolitan
    21/07/22, 09:02 WIB Last Updated 2022-07-21T02:02:50Z



    KOTA BEKASI, MEDIA METROPOLITAN--Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat daerah (DPRD) Kota Bekasi Murfati Lidianto Pimpin rapat tentang pembahasan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bersama Badan Pendapatan (Bapenda) Daerah Kota Bekasi, senin 11/7/2022.

     

    Didalam ruang rapat Komisi itu, dihadiri Pimpinan dan Anggota DPRD Komisi III, Plt. Kepala Bapenda Kota Bekasi, Drs. Nadih Arifin, didampingi Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan Pengembangan Pendapatan Daerah (P3D), Roni Sahroni dan Sub. Bidang Perencanaan, H. Tryass Wihartanto.

     

    Politisi Gerindra ini menjelaskan, sesuai data yang diperoleh dari Bapenda bahwa,  Target Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) TA 2022 ditargetkan senilai Rp. 6.036.443.314.823,00 sementara tahapan penerimaan sampai dengan akhir bulan Juli 2022, ditargetkan senilai Rp. 2.883.625.789.156,23 (53,37 %) dan telah terealisai dari taget senilai Rp. 2.823.371.345.003,00 atau sebesar 46,77 %.

     

    Ia melanjutkan begitu juga tentang Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2022 ditargetkan senilai Rp. 2.808.644.102.710,00 sementara tahapan penerimaan sampai dengan akhir bulan Juli 2022, ditargetkan senilai Rp. 1.547.762.967.263.00 dan yang telah terealisasi Rp. 1.294.511.538.536,00 atau sebesar 46,09 %.

     

    Menurutnya, bahwa PAD masih minim dan perlu penggalian pendapatan baru untuk PAD, karena Kota Bekasi merupakan Penyanggah Ibukota Negara Indonesia, harus dapat mengimbangi perkembangan dan  kemajuan pembangunan di Ibukota , untuk dapat mewujukan itu, PAD terus harus ditingkatkan, Jadi Pemkot terus digenjot bekerja keras khususnya melalui Bapenda agar menggali PAD dengan maksimal.

     

    Lanjutnya, masih banyak potensi pajak atau retribusi dari pengusaha- pengusaha yang belum tersentuh misalnya Warung Tegal (Warteg) juga dibahas dalam rapat, dengan berpenghasilan minimal 10 juta perbulan, perlu dilirik sebagai ekstensifikasi pajak atau restribusi dalam rangka meningkatkan PAD, akan tetapi tidak serta merta harus menaikkan pajak atau retribusi, yang akhirnya menjadi beban bagi masyarakat sebagai wajib pajak yang kurang mampu.

     

    Disamping itu Pemda Kota Bekasi harusnya terus berupaya menyadarkan warga masyarakat untuk taat pajak dengan  mensosialisasikan kegunaan pajak tersebut.

     

    Masih Murfati dengan pengelolaan sumber penerimaan dari pajak atau retribusi disertai dengan penjaringan wajib pajak baru, serta menyelesaikan permasalahan - permasalahan pajak atau retribusi yang tertunggak, disertai penagihan secara langsung dan atau secara online, PAD terus akan meningkat.

     

    Selain itu , dirinya juga mengingatkan Pemkot melalui Bapenda, untuk menentukan target PAD tahun 2023, agar bisa dihitung berdasarkan data-data yang valid dari wajib pajak atau wajib retribusi, sehingga deviasi capaian target PAD terwujud dengan baik, ungkapnya, (ADV/ beresman)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Pendidikan

    +