• Jelajahi

    Copyright © m.metropolitan.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Kunjungan Tatap Muka WBP di Lapas Cikarang Kembali Dibuka

    Sku Metropolitan
    11/07/22, 20:56 WIB Last Updated 2022-07-11T13:56:14Z



    KAB BEKASI, MEDIA METROPOLITAN--Pasca lebih dari dua tahun lamanya, layanan kunjungan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) ditiadakan akibat pandemi Covid-19, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) mengambil langkah strategis untuk melakukan penyesuaian mekanisme layanan kunjungan tatap muka di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), maupun Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Cikarang.


    Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor: PAS-12.HH.01.02 Tahun 2022, tanggal 30 Juni 2022, tentang, Penyesuaian Mekanisme Terhadap Layanan Kunjungan Secara Tatap Muka dan Pembinaan yang Melibatkan Pihak Luar dikeluarkan sebagai dasar pelaksaan kebijakan.

     

    Kepala Lapas Cikarang, Veri Johannes, menyampaikan, penyesuaian mekanisme kunjungan secara tatap muka ini bersifat terbatas.


    “Ini hari pertama kita membuka layanan kunjungan tatap muka, namun bersifat terbatas. Ini adalah perdana kita kembali membuka layanan setelah selama kurang lebih dua tahun Lapas Cikarang tidak membuka layanan kunjungan secara tatap muka dikarenakan pandemi Covid-19”, ucapnya saat memberikan arahannya pada seluruh petugas piket layanan dan staf, Senin (11/07/2022) pagi. 


    Lebih lanjut, dirinya meminta kepada para petugas dan staff lapas, agar berkomitmen dalam menerapkan protokol kesehatan. Juga selalu memberikan pelayanan dengan ramah, senantiasa senyum, sapa dan salam. 


    Ia menegaskan, agar para petugas Lapas berani menolak secara tegas bagi pengunjung yang tidak memenuhi syarat dan ketentuan kunjungan tatap muka. 


    "Berani mengatakan tidak bagi yang tidak mematuhi Prokes. Dan tidak hanya itu, kita berikan juga penjelasan yang baik dan sederhana sehingga mudah dipahami”, tegasnya.


    Veri menjelaskan, berdasarkan aturan yang berlaku, bahwa keluarga yang boleh berkunjung hanyalah keluarga inti, oleh sebab itu sifatnya terbatas. 


    “Yang boleh berkunjung hanya keluarga inti, mulai ayah, ibu, suami/istri, anak, adik kandung dan kakak kandung,” bebernya. 


    Lebih lanjut, Veri menerangkan, keluarga yang akan berkunjung harus membawa identitas asli seperti KTP/Kartu Keluarga/SIM dan wajib sudah vaksin lengkap. Namun jika masih belum lengkap, wajib menunjukkan rapid/swab antigen dengan hasil negatif atau surat keterangan tidak dapat menerima vaksin karena alasan kesehatan dari dokter instansi pemerintah.


    “Khusus tahanan, keluarga yang akan berkunjung, wajib membawa surat izin berkunjung dari pihak penahan”, katanya.


    Ketentuan yang terbatas untuk kunjungan tatap muka ini juga mengatur bahwa narapidana atau tahanan hanya bisa dikunjungi sekali dalam satu minggu.


    "Adapun jadwal kunjungan tatap muka, setiap hari Senin, Rabu dan Sabtu pukul 09.00 WIB sampai dengan 15.00 WIB," terangnya.(Ely)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Pendidikan

    +