• Jelajahi

    Copyright © m.metropolitan.id
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Iklan

    Massa Gelar Aksi Damai Menuntut Harga BBM Diturunkan

    Sku Metropolitan
    23/09/22, 21:52 WIB Last Updated 2022-09-24T14:54:43Z

     

    KAB TASIKMALAYA, MEDIA METROPOLITAN-- Massa yang tergabung dalam Gerakan nasional Pembela Rakyat (GNPR) Kabupaten Tasikmalaya, melaksanakan aksi demo menuntut turunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan  turunkan harga sembako. Aksi digelar di depan Gedung Pemda Kabupaten Tasikmalaya, hari Jum'at 23 September 2022.

     

    Ormas Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (GIBAS), Kabupaten Tasikmalaya yang bergabung bersama ormas dan Lsm Islam, dalam aksi aksi tersebut dijaga ketat oleh pihak kepolisian Polres Kabupaten Tasikmalaya.

     

    Ketua Gibas Kabupaten Tasikmalaya, Waris, menjelaskan, kenaikan harga BBM akan memicu kenaikan haraga- harag kebutuhan pokok. Dengan kenaiakn harag BBM dan harga kebutuhan pokok semakin memberatkan ekonomi rakyat. Padahal perekonomian masyarakat saat ini masih terpuruk akibat pandemi Covid-19, jelas Waris Jumat, (23/9).

     

    Menurutnya, Pemerintah selalu mengumandangkan pemulihan ekonomi masyarakat pasca Pandemi Covid-19, bagaimana ekonomi masyarayat bisa pulih kalau haraga BBM dinaikan oleh Pemerintah? katanya heran.

     

    Kenaikan harga BBM akan secara otomatis memicu kenaikan harga berbagai macam barang dan jasa lainnya. Misalnya harga pangan kebutuhan pokok hingga jasa transportasi, dengan sendirinya perekonomian masyarakat bukan pulih, melainkan terpuruk” ungkapnya.

     

    Di tempat yang sama, Ketua FPI Kota Tasikmalaya, K.H.Yanyan Albayani, mengunkapkan, kami mewakili masyarakat Tasikmalaya ingin menyampaikan aspirasi masyarakat yang saat ini sedang merasakan dampak dari BBM naik.

     

    Adapun tuntutan kami adalah, meminta Pemerintah Kabupaten agar segera sampaikan kepada Presiden Indinesia, harga BBM di turunkan, yang kedua sembilan bahan poko juga di turunkan, yang ketiga selamatkan indonesia dari Oligarki, dan yang terahir tegakan hukum yang adil dan transfaran, itu tempat tuntutan kami masyarakat tasikmalaya, tegasnya

     

    Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Rudi Sonjaya Saehuri, M.Pd, mewakili Bupati Tasikmalaya, menerima massa, menyampaikan, Bupati Tasikmalaya, sedang Umroh dan meminta maaf tidak bisa hadir. Pemerintah daerah menerima apa yang jadi tuntutan massa dan akan menyampaikan kepada pimpinan, pungkasnya. (Padi)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    Pendidikan

    +